
Michael Saylor Tepis Kekhawatiran Jual Bitcoin: ‘Hanya Isapan Jempol Belaka’
Rencana perusahaan publik pemegang Bitcoin terbesar, Strategy (MSTR), untuk menjual sebagian aset kriptonya demi mendanai kewajiban dividen sempat memicu kekhawatiran

Rencana perusahaan publik pemegang Bitcoin terbesar, Strategy (MSTR), untuk menjual sebagian aset kriptonya demi mendanai kewajiban dividen sempat memicu kekhawatiran

MIAMI BEACH, Fla. — Gelombang besar berikutnya dalam dunia perdagangan internet (e-commerce) diprediksi tidak lagi digerakkan oleh manusia, melainkan oleh

Sejumlah analis kripto mulai memperdebatkan apakah Bitcoin sebenarnya sudah mencapai titik terendahnya di awal Februari lalu pada level sekitar $60.000,

Pendukung Bitcoin sekaligus CEO JAN3, Samson Mow, membela pernyataan terbaru Michael Saylor terkait kemungkinan penjualan sebagian cadangan Bitcoin milik perusahaan.

Bitcoin kembali memperkuat dominasinya di pasar kripto setelah market dominance naik hingga 61% — level tertinggi sejak November 2025. Kenaikan

Harga Bitcoin (BTC) kembali menunjukkan tajinya dengan sukses menembus level psikologis US$80.000 pada perdagangan Selasa (5/5/2026). Pencapaian ini sekaligus menandai

Pasar aset kripto tampaknya mulai beranjak dari sekadar fase technical rebound dan menunjukkan tanda-tanda kuat memasuki siklus bullish yang baru.

Pasar aset kripto menunjukkan tren penguatan yang cukup menjanjikan dalam satu bulan terakhir. Meski demikian, kenaikan harga ini dinilai baru

Bitcoin menghadapi tekanan setelah dana keluar (outflow) dari ETF Bitcoin spot mencapai sekitar $490 juta dalam tiga hari terakhir. Kondisi

Pergerakan Bitcoin kembali menunjukkan ketidakpastian setelah gagal bertahan di atas level $78.000. Data dari pasar derivatif mengindikasikan bahwa sentimen trader