Blockped

CLARITY Act Masuk Tahap Penting, Voting Dijadwalkan 14 Mei

image_2026-05-09_100819880

RUU CLARITY Act yang bertujuan memberikan kepastian regulasi bagi industri kripto di Amerika Serikat akhirnya memasuki tahap penting setelah dijadwalkan untuk voting di Senate Banking Committee pada 14 Mei mendatang.

Ketua komite, Tim Scott, mengonfirmasi jadwal tersebut pada Jumat lalu. Pengumuman ini langsung mendapat respons positif dari pelaku industri kripto yang selama beberapa bulan terakhir menunggu kepastian lanjutan pembahasan regulasi tersebut.

Industri Kripto Sambut Positif

Chief Legal Officer Coinbase, Paul Grewal, menyambut kabar tersebut dengan antusias melalui media sosial.

Sementara itu, Chief Policy Officer Coinbase, Faryar Shirzad, menyebut langkah ini sebagai kemajuan besar bagi industri aset digital di Amerika Serikat.

Menurut Shirzad, regulasi yang jelas sangat penting untuk melindungi konsumen, mendukung inovasi, dan memastikan perkembangan teknologi blockchain tetap berlangsung di AS, bukan berpindah ke luar negeri.

Sempat Tertunda Karena Kritik Industri

RUU ini pertama kali diperkenalkan pada Juli 2025 dan sempat diperkirakan akan melaju lebih cepat pada awal tahun.

Namun prosesnya tertunda pada Januari setelah Coinbase menarik dukungannya terhadap rancangan tersebut. Beberapa poin yang dipermasalahkan antara lain kurangnya perlindungan hukum bagi pengembang open-source, pembatasan stablecoin yield, serta aturan terkait decentralized finance (DeFi).

Ketidakjelasan regulasi kripto selama pemerintahan Joe Biden sebelumnya memang sempat memicu banyak perusahaan kripto mempertimbangkan pindah ke negara lain yang dinilai lebih ramah terhadap industri blockchain.

Dukungan Bipartisan Jadi Kunci

Senator pro-kripto Cynthia Lummis juga ikut mendukung percepatan pembahasan CLARITY Act dan berharap RUU tersebut dapat lolos dari Banking Committee pekan ini.

Sebelumnya, Vice President of US Policy Coinbase, Kara Calvert, juga telah memprediksi bahwa markup atau pembahasan lanjutan akan terjadi dalam waktu dekat saat menghadiri konferensi Consensus 2026.

Meski begitu, agar dapat resmi menjadi undang-undang, CLARITY Act masih membutuhkan dukungan bipartisan dan minimal 60 suara di Senat AS.

Dapatkan update regulasi aset digital dunia dan berbagai Portal Crypto terpercaya lainnya hanya melalui berita terbaru yang kami hadirkan setiap hari.

Picture of pediadmin

pediadmin