Blockped

Nigel Farage Beli Rumah $1,8 Juta Setelah Terima Donasi Kripto Rp6,7 Juta Pound

image_2026-05-15_123159609

Politikus Inggris Nigel Farage dikabarkan membeli properti senilai 1,4 juta pound sterling atau sekitar $1,8 juta setelah menerima “hadiah pribadi” sebesar 5 juta pound sterling ($6,7 juta) dari miliarder kripto Christopher Harborne.

Menurut laporan Sky News, transaksi pembelian rumah tersebut selesai pada Mei 2024, hanya beberapa minggu sebelum Farage mengumumkan pencalonannya dalam pemilu umum Inggris.

Kini, Farage menghadapi penyelidikan parlemen Inggris terkait hadiah bernilai besar tersebut. Para pengkritiknya menilai donasi itu seharusnya dilaporkan dan didaftarkan setelah ia resmi menjabat.

Farage Bantah Melanggar Aturan

Pihak Reform Party dan Farage menegaskan tidak ada pelanggaran hukum dalam kasus ini.

Farage berargumen bahwa hadiah tersebut diterima sebelum dirinya resmi memegang jabatan publik, sehingga tidak tunduk pada kewajiban pelaporan yang sama seperti donasi politik saat menjabat.

Ia juga menyatakan partainya akan menentang upaya pelarangan maupun moratorium sementara terhadap donasi politik berbasis kripto di Inggris.

Inggris Semakin Soroti Donasi Politik Kripto

Kasus ini muncul di tengah meningkatnya tekanan dari anggota parlemen dan pejabat Inggris yang ingin membatasi donasi politik menggunakan aset kripto.

Pada Februari 2025, Matt Western selaku ketua Joint Committee on the National Security Strategy meminta pemerintah mempertimbangkan larangan sementara terhadap donasi kripto untuk partai politik dan tokoh publik.

Menurutnya, ada kekhawatiran bahwa pemerintah asing dapat memengaruhi politik Inggris melalui donasi aset digital, terutama di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik global.

Pemerintah Inggris Siapkan Regulasi Baru

Pemerintah Inggris kemudian mengajukan proposal legislasi pada Maret lalu untuk membatasi sementara donasi politik berbasis kripto.

Aturan tersebut masih harus melewati persetujuan dua kamar parlemen Inggris serta mendapat pengesahan dari King Charles III sebelum resmi menjadi undang-undang.

Perdana Menteri Inggris Keir Starmer mengatakan pemerintah akan bertindak tegas untuk melindungi demokrasi Inggris dari potensi pengaruh asing melalui pendanaan politik digital.

Dapatkan berbagai Berita Bockchain dan perkembangan terbaru dunia aset digital global hanya melalui update terpercaya yang kami sajikan setiap hari.

Picture of pediadmin

pediadmin