Blockped

SEC Setujui Paxos sebagai Clearing Agency Berbasis Blockchain Pertama

image

Platform infrastruktur blockchain dan penerbit stablecoin Paxos mengumumkan bahwa mereka menjadi perusahaan “blockchain-native” pertama yang memperoleh registrasi sebagai clearing agency dari Securities and Exchange Commission (SEC) Amerika Serikat.

Dalam pengumuman yang disampaikan pada Kamis, Paxos menyatakan bahwa anak usahanya, Paxos Securities Settlement Company, kini menjadi satu-satunya perusahaan yang berfokus pada teknologi blockchain yang mendapatkan persetujuan SEC untuk menyediakan layanan kliring dan penyelesaian transaksi sebagai central securities depository di Amerika Serikat.

Persetujuan ini dinilai sebagai langkah penting bagi perkembangan infrastruktur pasar keuangan modern. Seiring meningkatnya integrasi antara teknologi blockchain dan pasar modal tradisional, kehadiran clearing agency berbasis blockchain dapat membantu mempercepat transformasi sistem keuangan menjadi lebih efisien dan transparan.

Sebagai informasi, clearing agency memiliki peran penting dalam memastikan transaksi sekuritas berjalan dengan baik. Dalam perdagangan saham, pembeli dan penjual tidak melakukan pertukaran aset secara langsung. Sebaliknya, lembaga kliring dan penyelesaian bertugas memverifikasi transaksi, mencocokkan pihak yang terlibat, serta memastikan proses pertukaran dana dan aset berlangsung secara akurat dan aman.

Dengan adanya lembaga kliring berbasis blockchain yang telah terdaftar dan disetujui SEC, hambatan bagi bank maupun perusahaan pialang untuk mengembangkan infrastruktur keuangan berbasis aset digital menjadi lebih rendah. Hal ini berpotensi mendorong adopsi teknologi blockchain dalam sistem keuangan arus utama.

Perjalanan Paxos menuju persetujuan ini telah berlangsung selama beberapa tahun. Pada Oktober 2019, SEC mengeluarkan no-action letter yang mengizinkan Paxos menguji layanan penyelesaian transaksi saham AS berbasis blockchain. Program percontohan tersebut kemudian resmi diluncurkan pada Februari 2020.

Menurut Paxos, hasil uji coba tersebut menunjukkan bahwa infrastruktur pasca-perdagangan berbasis blockchain mampu menghadirkan penyelesaian transaksi pada hari yang sama (same-day settlement), menekan biaya operasional, serta meningkatkan efisiensi proses tanpa mengabaikan kepatuhan terhadap regulasi yang berlaku.

Co-founder sekaligus CEO Paxos, Charles Cascarilla, menyatakan bahwa registrasi sebagai clearing agency merupakan hasil dari kerja sama yang telah terjalin selama tujuh tahun dengan SEC. Upaya tersebut dimulai dari penerbitan no-action letter pada 2019 hingga pelaksanaan program percontohan bersama sejumlah institusi keuangan terbesar dan paling berpengaruh di dunia.

Selain dikenal sebagai penyedia infrastruktur blockchain, Paxos juga merupakan penerbit berbagai aset digital dan stablecoin, termasuk PayPal USD (PYUSD), Global Dollar (USDG), dan Pax Gold (PAXG).

Meski demikian, hubungan Paxos dengan SEC tidak selalu berjalan mulus. Pada masa kepemimpinan mantan Ketua SEC Gary Gensler, perusahaan ini sempat menerima Wells Notice pada 2023. Saat itu, SEC berencana merekomendasikan tindakan penegakan hukum terkait penerbitan Binance USD (BUSD), stablecoin yang terhubung dengan bursa kripto Binance dan dianggap sebagai sekuritas yang belum terdaftar.

Pada periode yang sama, New York Department of Financial Services (NYDFS) juga memerintahkan Paxos untuk menghentikan pencetakan token BUSD baru. Namun, investigasi SEC terhadap perusahaan tersebut akhirnya ditutup pada 2024 melalui pemberitahuan resmi yang menyatakan bahwa tidak akan ada tindakan penegakan hukum lebih lanjut.

Paxos juga berhasil menyelesaikan permasalahan regulasinya dengan NYDFS melalui kesepakatan senilai 48,5 juta dolar AS pada Agustus 2025 terkait isu kepatuhan yang melibatkan Binance dan BUSD.

Persetujuan terbaru dari SEC ini menjadi tonggak penting bagi Paxos sekaligus menunjukkan semakin besarnya pengakuan regulator terhadap potensi teknologi blockchain dalam mendukung infrastruktur pasar keuangan modern. Bagi industri aset digital, langkah ini dapat menjadi sinyal positif bahwa integrasi antara sistem keuangan tradisional dan teknologi blockchain terus berkembang ke arah yang lebih matang.

Kunjungi Komunitas Crypto untuk mendapatkan informasi, wawasan, dan perkembangan terbaru mengenai dunia aset digital serta teknologi blockchain.

Picture of pediadmin

pediadmin