Volume perdagangan commodity perpetual swaps mengalami lonjakan luar biasa pada kuartal pertama 2026. Menurut laporan terbaru dari BitMEX, angka transaksi mingguan melonjak hingga 65.463%, dari hanya $38,1 juta menjadi $25 miliar. Kenaikan ini menjadikan segmen tersebut sebagai yang paling cepat berkembang di kategori derivatif TradFi berbasis kripto.
Pertumbuhan signifikan ini didorong oleh tiga komoditas utama, yaitu perak, minyak mentah, dan emas. Pada pekan yang berakhir 15 Maret, perak (XAG) memimpin dengan pangsa pasar sebesar 34,8% dalam kategori komoditas yang ditokenisasi. Disusul oleh minyak mentah (CL) sebesar 27,7% dan emas (XAU) sebesar 27,5%. Sementara itu, perak yang diperdagangkan di platform Hyperliquid menyumbang sekitar 6%.
Masuknya kontrak minyak mentah pada bulan Maret juga menjadi faktor penting dalam mendorong pertumbuhan pasar. Hal ini berkaitan dengan meningkatnya ketegangan geopolitik, khususnya yang melibatkan Iran, serta meningkatnya kebutuhan trader terhadap akses perdagangan komoditas selama 24 jam tanpa henti di platform kripto.
Harga minyak mentah Brent sendiri mengalami kenaikan signifikan sekitar 44% sejak serangan awal AS dan Israel ke Iran pada 28 Februari, dari kisaran $69 menjadi lebih dari $99. Bahkan, harga sempat menyentuh $114, level tertinggi sejak konflik dimulai.
Perdagangan 24/7 Dorong Aktivitas di Akhir Pekan
CEO BitMEX, Stephan Lutz, menjelaskan bahwa perdagangan perpetual berbasis onchain memungkinkan trader untuk melakukan spekulasi maupun lindung nilai terhadap peristiwa geopolitik yang terjadi di akhir pekan secara real-time.
Menurutnya, model perpetual swaps akan terus mengambil porsi pasar yang lebih besar dalam perdagangan komoditas karena keunggulan akses 24/7. Namun, ia juga menilai bahwa tokenisasi aset spot masih menghadapi berbagai kendala, terutama karena kompleksitas regulasi dalam sistem keuangan tradisional.
Lutz menambahkan bahwa derivatif berbasis blockchain berpotensi terus menggerus dominasi pasar tradisional, setidaknya hingga institusi besar seperti Chicago Mercantile Exchange mulai menyediakan layanan perdagangan nonstop.
Kapitalisasi Pasar Menurun, Kompetisi Meningkat
Di sisi lain, total kapitalisasi pasar komoditas onchain justru mengalami penurunan sekitar 2,7% dalam 30 hari terakhir, menjadi $7,34 miliar menurut data dari RWA.xyz.
BitMEX sendiri, yang mengklaim sebagai peluncur perpetual swap pertama pada tahun 2016, kini menawarkan lebih dari 20 kontrak derivatif TradFi. Sementara itu, Binance sebagai bursa kripto terbesar di dunia juga mulai memperluas produk mereka dengan menghadirkan kontrak perpetual untuk emas dan perak sejak Januari. Bahkan, kontrak perak (XAG) di Binance mencatat rata-rata volume harian mencapai $1,31 miliar selama kuartal tersebut.
Untuk update pasar dan perkembangan aset digital lainnya, pastikan kamu tidak melewatkan Berita Crypto terbaru yang kami sajikan setiap hari.