IG Europe resmi bekerja sama dengan exchange kripto Bitpanda untuk menghadirkan layanan trading aset digital bagi investor di kawasan Eropa. Dalam kolaborasi ini, Bitpanda akan menyediakan infrastruktur utama seperti likuiditas, konektivitas perdagangan, dan data pasar kripto.
Langkah tersebut menjadi bagian dari ekspansi layanan spot crypto milik IG Group setelah sebelumnya meluncurkan layanan serupa di Inggris pada 2025.
IG Europe Perluas Layanan Kripto untuk Investor Eropa
Melalui kerja sama ini, IG Europe berupaya menghadirkan akses trading kripto yang lebih luas bagi klien di berbagai negara Uni Eropa tanpa harus membangun infrastruktur kripto sendiri.
Managing Director IG Europe, Esteve Jane, mengatakan bahwa kemitraan dengan Bitpanda akan memperluas penawaran produk perusahaan sekaligus memberikan akses ke berbagai kelas aset tambahan bagi investor berpengalaman.
Menurutnya, investor saat ini semakin membutuhkan layanan perdagangan yang aman, berkualitas, dan sesuai regulasi.
IG Europe sendiri berada di bawah pengawasan regulator keuangan Jerman, BaFin, sementara induk perusahaannya, IG Group, merupakan platform trading yang terdaftar di indeks FTSE 100 London dengan sekitar 1,3 juta klien di seluruh dunia.
Regulasi MiCA Dorong Kolaborasi Industri Kripto
Kerja sama antara IG Europe dan Bitpanda juga terjadi di tengah semakin ketatnya regulasi aset digital di Eropa melalui Markets in Crypto-Assets Regulation (MiCA).
Regulasi tersebut menghadirkan standar kepatuhan yang lebih tinggi terkait modal perusahaan, tata kelola, manajemen risiko, hingga layanan kustodian aset digital.
Akibatnya, banyak perusahaan keuangan memilih bekerja sama dengan penyedia infrastruktur kripto yang sudah siap regulasi dibanding membangun sistem sendiri dari nol.
Bagi IG Europe, menggandeng Bitpanda dinilai menjadi jalur yang lebih cepat untuk memperluas layanan kripto di pasar Eropa.
Pendapatan Kripto IG Group Masih Relatif Kecil
Meski terus memperluas bisnis aset digital, kontribusi pendapatan kripto terhadap bisnis IG Group masih tergolong kecil.
Pada kuartal pertama tahun ini, IG Group mencatat pendapatan sebesar 331,2 juta pound sterling atau sekitar $444,5 juta. Dari jumlah tersebut, layanan spot crypto hanya menyumbang sekitar $3,2 juta atau kurang dari 1% total pendapatan perusahaan.
Walaupun kontribusinya masih kecil, IG tetap agresif mengembangkan layanan kripto di berbagai wilayah.
Perusahaan sebelumnya mengakuisisi exchange kripto asal Australia, Independent Reserve, yang kemudian mendukung peluncuran layanan spot crypto bagi klien IG di Australia pada Maret lalu.
Selain itu, IG juga telah memperoleh lisensi MiCA di Jerman pada 2025.
IG dan Kraken Pernah Jalin Kerja Sama
Sebelumnya pada Oktober lalu, IG juga menjual platform futures exchange miliknya, Small Exchange, kepada Kraken sebagai bagian dari kerja sama terpisah dengan exchange kripto global tersebut.
Langkah ini memperlihatkan bahwa IG Group terus memperkuat posisinya di industri aset digital melalui berbagai kolaborasi strategis.
Bitpanda Terus Perluas Ekspansi Bisnis
Di sisi lain, Bitpanda juga terus mengembangkan layanan di luar perdagangan kripto tradisional.
Perusahaan asal Austria tersebut saat ini tengah membangun Vision Chain, sebuah jaringan Ethereum layer-2 yang dirancang agar bank dan perusahaan fintech Eropa dapat menerbitkan serta memperdagangkan aset tokenisasi seperti saham, obligasi, dan reksa dana sesuai regulasi MiCA dan MiFID II.
Bitpanda juga baru-baru ini menambahkan ribuan produk saham dan exchange-traded fund (ETF) ke dalam platformnya sebagai bagian dari transformasi menuju platform keuangan full-stack.
Selain itu, perusahaan yang berbasis di Wina tersebut juga telah resmi berekspansi ke Inggris pada awal tahun ini dan dikabarkan tengah mempertimbangkan rencana initial public offering (IPO).
Kunjungi Portal Crypto untuk mendapatkan update terbaru seputar exchange kripto, regulasi MiCA, dan perkembangan industri blockchain di Eropa.