Blockped

Pyth Network Siap Guncang Dominasi Data Keuangan Lewat Marketplace Baru

image_2026-04-10_134833739-rlsgr09mrbj3unkbyc5xxjp162gpw4u2g8uxldyw4g

Di tengah dominasi segelintir pemain besar dalam penyediaan data harga pasar, Pyth Network mencoba menghadirkan alternatif yang lebih terbuka melalui peluncuran platform terbaru mereka.

Platform bernama Pyth Data Marketplace ini dirancang untuk memungkinkan institusi keuangan mempublikasikan sekaligus memonetisasi data pasar mereka di berbagai jaringan blockchain. Pada tahap awal, marketplace ini akan menyediakan data untuk pasar valuta asing (FX), logam mulia, serta kontrak minyak mentah. Menariknya, para penyedia data tetap memiliki kendali penuh atas informasi yang mereka bagikan.

Saat peluncuran, terdapat tujuh institusi besar yang langsung bergabung sebagai penyedia data. Di antaranya adalah Euronext, Exchange Data International, Fidelity Investments, OTC Markets Group, Singapore Exchange, serta platform perdagangan Tradeweb.

Langkah ini mencerminkan bagaimana teknologi blockchain dapat membuka akses terhadap data keuangan yang sebelumnya cenderung eksklusif. Selama ini, data berkualitas tinggi dikuasai oleh segelintir penyedia yang menetapkan biaya sangat tinggi.

Model Baru: Bayar Sesuai Kebutuhan

Berbeda dengan model oracle tradisional yang “mendorong” seluruh dataset ke pengguna, Pyth mengadopsi pendekatan pay-on-demand. Artinya, pengguna hanya membayar data yang benar-benar mereka butuhkan.

Menurut Michael James dari Douro Labs, pendekatan ini dapat memangkas biaya secara signifikan bagi pengguna akhir.

Industri data keuangan global yang bernilai sekitar $50 miliar saat ini masih didominasi oleh penyedia lama. Namun, kehadiran solusi berbasis blockchain seperti Pyth dan Chainlink mulai memberikan tantangan nyata terhadap struktur pasar tersebut.

James juga menyoroti bahwa minimnya kompetisi di sektor ini membuat penyedia data tradisional memiliki kendali penuh atas harga. Bahkan, institusi seperti bank, hedge fund, dan perusahaan trading sering kali “terpaksa” membeli data tersebut demi memenuhi regulasi.

Dukungan Pemerintah dan Potensi Ekspansi

Pada Agustus 2025, United States Department of Commerce menunjuk Pyth dan Chainlink untuk mempublikasikan data ekonomi ke blockchain. Pyth sendiri dipercaya untuk merilis data Produk Domestik Bruto (PDB) kuartalan, termasuk data historis selama lima tahun.

Ke depan, Pyth berencana memperluas cakupan dengan menambahkan lebih banyak jenis data ekonomi dari pemerintah ke dalam ekosistemnya.

Sebagai referensi tambahan, kami juga menyediakan Info Seputar Crypto terbaru dan terpercaya untuk membantu kamu memahami perkembangan industri ini secara lebih mendalam.

Picture of pediadmin

pediadmin