Blockped

Gencatan Senjata AS-Iran Disepakati, Harga Bitcoin Langsung Tembus US$72.000

Gemini_Generated_Image_5olist5olist5oli-scaled-rlopn3kryv7gn2nurdxf2fqt2u1qg6ggq4wouvqfj4

Harga Bitcoin (BTC) akhirnya berhasil menembus kembali level psikologis US$72.000 untuk pertama kalinya dalam 20 hari terakhir. Lonjakan harga ini dipicu oleh sentimen positif dari pasar menyusul kesepakatan gencatan senjata selama dua pekan antara Amerika Serikat (AS) dan Iran.

Deeskalasi Ketegangan Geopolitik

Langkah deeskalasi ini diumumkan langsung oleh Presiden AS Donald Trump pada hari Selasa melalui platform Truth Social. Dalam pernyataannya, Trump mengonfirmasi bahwa ia setuju untuk menangguhkan serangan dan operasi militer terhadap Iran selama 14 hari ke depan.

Keputusan krusial ini diambil hanya beberapa jam sebelum tenggat waktu yang ditetapkan AS bagi Teheran untuk membuka kembali akses Selat Hormuz. Merespons hal tersebut, Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran menyatakan telah menerima dan menyepakati persyaratan gencatan senjata tersebut.

Kesepakatan ini menjadi angin segar bagi dunia internasional, mengingat sebelumnya Trump sempat mengeluarkan retorika dan ancaman keras terkait potensi kehancuran infrastruktur penting jika jalur perdagangan vital tersebut tidak segera dibuka.

Respons Cepat Pasar Kripto

Meredanya tensi geopolitik ini langsung disambut antusias oleh pasar aset digital. Berdasarkan data dari CoinMarketCap yang dilansir oleh Cointelegraph pada Rabu (8/4/2026), harga Bitcoin langsung melonjak 2,6% hanya dalam waktu satu jam pasca-pengumuman. Harga BTC beranjak cepat dari posisi US$71.487 dan menyentuh angka US$72.339 saat berita ini diturunkan.

Secara historis, ketegangan geopolitik yang memanas memang kerap menjadi beban yang menekan harga aset kripto. Sebaliknya, setiap indikasi perdamaian atau meredanya konflik terbukti mampu memicu reli pemulihan yang cepat di pasar.

Sebelumnya, langkah laju Bitcoin memang tampak tertahan akibat ketidakpastian global, di mana BTC terakhir kali diperdagangkan di atas level US$72.000 pada 18 Maret lalu. Kehati-hatian dan kekhawatiran para investor juga sempat tercermin pada Indeks Crypto Fear & Greed yang mencatatkan skor 11 pada hari Selasa, yang menandakan pasar sedang berada dalam fase “Extreme Fear” (Ketakutan Ekstrem).

Kini, dengan adanya jeda militer yang disepakati, pasar tampaknya mulai kembali menemukan kepercayaan dirinya untuk masuk ke aset-aset berisiko tinggi.

Picture of pediadmin

pediadmin