Blockped

Calon Ketua The Fed Ungkap Investasi di Kripto dan AI

image_2026-04-15_100143732

Kevin Warsh, kandidat pilihan Donald Trump untuk memimpin bank sentral Amerika Serikat menggantikan Jerome Powell, melaporkan kepemilikan aset senilai lebih dari $100 juta menjelang sidang konfirmasi di Senat. Menariknya, laporan tersebut juga mencakup investasi di sektor kripto dan kecerdasan buatan (AI).

Dalam dokumen yang diajukan ke United States Office of Government Ethics, Warsh mencantumkan kepemilikan di sejumlah Excepted Investment Funds (EIF), termasuk yang terkait dengan perusahaan kripto seperti Compound, Dapper Labs, dan Kinetic. Ia juga memiliki investasi di berbagai perusahaan AI seperti Delphi, Conversion, Factory, dan Glue.

Namun, laporan tersebut tidak mencantumkan nilai detail dari investasi di sektor kripto dan AI tersebut. Menurut laporan Reuters, hal ini bisa disebabkan oleh aturan yang tidak mewajibkan pelaporan untuk aset bernilai di bawah $1.000, meskipun alasan pastinya tidak dijelaskan secara rinci.

Aset Besar dan Pengaruh Besar

Sebagian besar kekayaan Warsh berasal dari investasi besar lainnya, termasuk lebih dari $50 juta di Juggernaut Fund, serta pendapatan lebih dari $10 juta dari biaya konsultasi untuk Duquesne Family Office, perusahaan investasi milik Stanley Druckenmiller.

Pencalonan Warsh pertama kali diumumkan pada Januari, dan secara resmi diajukan ke Senat pada Maret setelah meningkatnya tekanan untuk menggantikan Powell. Posisi Ketua The Fed sendiri memiliki pengaruh besar terhadap kebijakan keuangan AS, termasuk penetapan suku bunga.

Masa jabatan Powell akan berakhir pada 15 Mei, sementara sidang konfirmasi Warsh dijadwalkan berlangsung pada 21 April oleh Komite Perbankan Senat.

Kekosongan Posisi di Lembaga Regulasi

Di sisi lain, pemerintahan Trump masih belum mengumumkan kandidat untuk beberapa posisi penting di lembaga keuangan lainnya, seperti Securities and Exchange Commission (SEC) dan Commodity Futures Trading Commission (CFTC).

Saat ini, SEC hanya memiliki tiga dari lima komisaris yang aktif, sementara CFTC bahkan hanya memiliki satu komisaris, yaitu Michael Selig, dengan empat posisi lainnya masih kosong.

Padahal, kedua lembaga ini diperkirakan akan memainkan peran penting dalam mengatur industri aset digital, terutama jika RUU struktur pasar kripto yang masih tertunda sejak Juli 2025 berhasil disahkan oleh Senat.

Untuk mengikuti perkembangan terbaru terkait regulasi dan industri aset digital, jangan lewatkan berbagai Berita Bockchain yang kami sajikan secara update dan terpercaya.

Picture of pediadmin

pediadmin