Kasus penculikan dan pemerasan terhadap tokoh-tokoh penting di industri kripto mengalami peningkatan tajam dalam beberapa tahun terakhir. Fenomena ini bahkan dikenal di komunitas sebagai “$5 wrench attack,” yaitu metode sederhana namun efektif untuk memaksa korban menyerahkan aset kripto mereka.
Perhatian terhadap isu ini semakin meningkat, terutama dalam ajang Paris Blockchain Week, di mana banyak pelaku industri mulai menyoroti pentingnya keamanan pribadi. Pemerintah Prancis pun mulai mengambil langkah dengan menghadirkan platform pencegahan, sementara sektor swasta seperti perusahaan asuransi menawarkan perlindungan khusus yang mencakup pelatihan keamanan dan mitigasi risiko.
Mengapa Pelaku Kripto Jadi Target?
Serangan terhadap pemilik aset kripto bukanlah hal baru. Tokoh awal Bitcoin, Jameson Lopp, bahkan mendokumentasikan ratusan kasus serupa sejak 2014. Hingga kini, setidaknya ratusan insiden telah tercatat, termasuk puluhan kasus pada 2025 dan puluhan lainnya yang sudah terjadi di 2026.
Menurut Christian Ogden Davies dari Relm Insurance, banyak individu yang tiba-tiba menjadi sangat kaya dari kripto tidak memiliki sistem manajemen risiko yang memadai. Berbeda dengan perusahaan tradisional yang memiliki tim khusus seperti chief risk officer, banyak pelaku kripto belum memiliki perlindungan yang setara.
Selain itu, sifat industri kripto yang terbuka dan sosial juga menjadi faktor. Para CEO dari perusahaan yang bahkan saling bersaing sering kali tetap berinteraksi secara santai, sehingga meningkatkan eksposur terhadap risiko.
Kripto juga dikenal sangat likuid, sehingga dana hasil kejahatan relatif lebih mudah dicairkan dibandingkan aset lain. Bahkan dengan pengawasan ketat dan sanksi internasional, kelompok seperti Lazarus Group masih mampu memindahkan dana curian.
Paris Jadi Sorotan Utama
Prancis, khususnya Paris, menjadi salah satu pusat kejadian penculikan terkait kripto. Salah satu kasus paling terkenal adalah penculikan pada 2025 terhadap David Balland, salah satu pendiri Ledger.
Rekan pendirinya, Eric Larchevêque, menyebut bahwa regulasi lokal yang mengharuskan pengusaha mencantumkan identitas dan alamat mereka bisa menjadi salah satu faktor risiko. Selain itu, daya tarik Paris sebagai kota global juga membuat banyak individu kaya berkumpul di sana, sehingga meningkatkan potensi target bagi pelaku kejahatan.
Pengeluaran Keamanan Melonjak
Sebagai respons, para eksekutif kripto kini mulai meningkatkan pengeluaran untuk keamanan pribadi secara signifikan. Coinbase, misalnya, menghabiskan sekitar $6,2 juta pada 2024 untuk perlindungan CEO-nya, Brian Armstrong—jumlah yang bahkan melampaui total biaya keamanan eksekutif dari beberapa perusahaan besar lainnya.
Sementara itu, Larchevêque dilaporkan mengeluarkan lebih dari $50.000 per bulan untuk keamanan keluarga, termasuk pemasangan sistem pengawasan dan perlindungan tambahan di rumah.
Pemerintah Prancis juga mulai bertindak. Dalam Paris Blockchain Week, pejabat dalam negeri Jean-Didier Berger mengumumkan peluncuran platform pencegahan yang telah menarik ribuan pengguna. Selain itu, kehadiran aparat keamanan di acara tersebut juga ditingkatkan secara signifikan.
Asuransi dan Edukasi Jadi Solusi
Perusahaan asuransi kini melihat lonjakan permintaan untuk perlindungan penculikan dan tebusan (kidnap and ransom/K&R). Menurut pelaku industri, hampir semua klien kini mulai mempertimbangkan perlindungan ini.
Polis K&R tidak hanya menawarkan kompensasi finansial, tetapi juga edukasi dan pelatihan untuk mencegah situasi berbahaya. Mulai dari cara berkomunikasi, mengenali risiko, hingga kebiasaan sederhana seperti menghindari rute berbahaya, semuanya menjadi bagian penting dari strategi keamanan.
Untuk tetap update dengan perkembangan terbaru di dunia aset digital dan isu penting lainnya, kamu juga bisa mengikuti berbagai Komunitas Crypto yang aktif membahas tren dan keamanan di industri ini.