Blockped

Rusia Rancang Undang-Undang untuk Pidanakan Layanan Kripto Tanpa Izin

18apr2

Pemerintah Rusia secara resmi telah mengajukan rancangan undang-undang (RUU) baru ke majelis rendah parlemen (Duma Negara) untuk merevisi kitab undang-undang hukum negara tersebut. RUU ini bertujuan untuk menjerat para penyedia layanan aset kripto yang beroperasi tanpa persetujuan atau lisensi dari regulator dengan sanksi pidana. Dalam draf yang diserahkan pada hari Jumat, anggota parlemen menegaskan bahwa setiap entitas yang memfasilitasi “peredaran mata uang digital” wajib terdaftar di Bank Sentral Rusia.

Bagi individu yang nekat menjalankan layanan tanpa izin resmi, mereka akan dihadapkan pada ancaman denda hingga $4.000 serta hukuman penjara maksimal empat tahun. Sanksi yang jauh lebih tegas menanti jika kejahatan tersebut dilakukan oleh kelompok terorganisir, menimbulkan kerugian besar, atau meraup keuntungan dalam jumlah masif. Hukuman untuk kategori berat ini berupa kerja paksa hingga lima tahun atau kurungan penjara maksimal tujuh tahun, ditambah dengan denda hingga 1 juta rubel (sekitar $13.100) atau penyitaan pendapatan terpidana selama lima tahun.

Langkah legislasi ini merupakan kelanjutan dari paket RUU yang pertama kali diusulkan pada bulan Maret lalu, yang awalnya difokuskan untuk menghukum penambang kripto ilegal. Kendati demikian, Mahkamah Agung Rusia melalui media lokal RBC menyatakan bahwa penerapan sanksi pidana ini masih “prematur” dan tidak memiliki pembenaran yang cukup kuat. Pihak pengadilan menyarankan agar pemerintah menunggu hingga “Undang-Undang Mata Uang Digital dan Hak Digital” resmi diberlakukan, yang diperkirakan jatuh pada bulan Juli mendatang. Jika RUU ini disahkan, pemerintah Rusia akan memiliki kendali dan pengawasan yang jauh lebih ketat terhadap industri kripto.

Sementara itu, di tengah wacana pengetatan regulasi, Grinex—sebuah bursa kripto asal Rusia yang saat ini sedang berada di bawah sanksi—dilaporkan telah menghentikan seluruh aktivitas perdagangan bagi penggunanya. Platform tersebut baru saja kebobolan lebih dari 1 miliar rubel (sekitar $13,7 juta) akibat serangan siber yang diduga kuat didalangi oleh peretas dari “negara musuh”.

Untuk memantau perkembangan regulasi kripto global dan dampaknya terhadap pasar aset digital, pastikan Anda tidak melewatkan pembaruan Info Kripto dari platform kami. Kami berkomitmen menyajikan wawasan terakurat untuk membantu Anda membuat keputusan investasi yang lebih cerdas dan aman.

Picture of pediadmin

pediadmin