Gedung Putih secara resmi mengeluarkan peringatan kepada para stafnya untuk tidak menyalahgunakan informasi rahasia demi keuntungan pribadi di pasar berjangka. Langkah ini diambil setelah munculnya aktivitas perdagangan minyak yang mencurigakan sesaat sebelum pengumuman Presiden Donald Trump mengenai kebijakan Iran pada 23 Maret lalu.
Berdasarkan laporan dari Reuters, sebuah email internal dikirimkan pada 24 Maret, tepat satu hari setelah Presiden Trump memerintahkan penundaan serangan terhadap infrastruktur energi Iran selama lima hari. Peringatan tersebut dipicu oleh adanya taruhan sebesar $500 juta pada kontrak berjangka minyak mentah Brent dan West Texas Intermediate (WTI) yang dilakukan hanya dalam kurun waktu satu menit sebelum pengumuman resmi keluar. Akibat pergeseran kebijakan yang mendadak tersebut, harga minyak dunia merosot sekitar 15%.
Tekanan Regulasi dan Amandemen STOCK Act
Insiden ini memperkuat kekhawatiran publik mengenai kemungkinan pejabat pemerintah atau pihak yang memiliki koneksi politik meraup keuntungan dari informasi non-publik terkait keputusan militer atau kebijakan negara.
Secara hukum, amandemen STOCK Act dalam Commodity Exchange Act (CEA) yang disahkan pada 4 April 2012, secara tegas melarang:
-
Pejabat federal dan anggota Kongres.
-
Staf eksekutif dan pejabat yudisial.
-
Penggunaan informasi non-publik yang diperoleh dari posisi mereka untuk bertransaksi di pasar komoditas, berjangka, atau opsi.
Respons Parlemen terhadap Pasar Prediksi
Selain pasar minyak tradisional, pasar prediksi (prediction markets) juga berada di bawah pengawasan ketat. Di platform seperti Polymarket, sejumlah trader berhasil meraup keuntungan sekitar $1 juta dengan bertaruh secara akurat kapan Amerika Serikat akan melakukan serangan terhadap Iran. Hal ini memicu kecurigaan serupa mengenai penyalahgunaan informasi istimewa.
Menanggapi fenomena tersebut, sejumlah anggota parlemen mulai memperkenalkan berbagai rancangan undang-undang (RUU) baru:
-
PREDICT Act (25 Maret): Diperkenalkan oleh Adrian Smith dan Nikki Budzinski, bertujuan melarang anggota Kongres dan pejabat federal bermain di pasar prediksi.
-
Public Integrity in Financial Prediction Markets Act of 2026 (26 Maret): RUU lintas partai yang dirancang untuk mengekang insider trading oleh pejabat pemerintah di pasar prediksi keuangan.
-
End Prediction Market Corruption Act: Diusulkan oleh Senator Jeff Merkley untuk melarang perdagangan kontrak peristiwa bagi pejabat tinggi, termasuk Presiden dan Wakil Presiden, yang memiliki akses ke informasi “material non-publik”.
Langkah-langkah legislatif ini mencerminkan upaya Washington untuk memperketat integritas finansial dan mencegah eksploitasi informasi negara demi kepentingan finansial pribadi.
Untuk terus mendapatkan pembaruan mengenai regulasi global dan dampaknya terhadap aset digital, kami selalu menyajikan Berita Crypto yang akurat dan mendalam bagi Anda.