Blockped

Bitcoin Harus Bersiap Hadapi Komputer Kuantum dari Sekarang: Adam Back

16apr

CEO Blockstream sekaligus pelopor industri kripto, Adam Back, mengimbau agar para pengembang Bitcoin mulai menciptakan solusi yang tahan terhadap ancaman komputasi kuantum sejak dini, meskipun ancaman nyata tersebut mungkin baru akan terjadi puluhan tahun lagi.

Dalam acara Paris Blockchain Week, Back menyatakan bahwa sistem komputer kuantum saat ini masih sebatas “eksperimen laboratorium” dengan perkembangan yang lambat. Meski begitu, ia menekankan bahwa jaringan Bitcoin harus tetap bersiap. Langkah paling aman yang bisa diambil adalah membangun pembaruan (opsional) yang memungkinkan Bitcoin bermigrasi ke sistem kriptografi yang kebal terhadap teknologi kuantum jika sewaktu-waktu dibutuhkan.

Kekhawatiran utama di industri ini adalah potensi komputer kuantum untuk memecahkan algoritma kriptografi blockchain, yang bisa dimanfaatkan oleh peretas untuk membobol dompet digital dan menghancurkan pasar kripto. Sebelumnya, Back sempat memperkirakan bahwa ancaman kuantum masih berjarak 20 hingga 40 tahun ke depan, mengingat komputer kuantum saat ini bahkan lebih lambat dari kalkulator biasa.

Namun, perusahaannya tidak tinggal diam. Blockstream telah membentuk tim khusus untuk meneliti potensi ancaman tersebut terhadap jaringan Bitcoin. Salah satu langkah konkretnya adalah penerapan tanda tangan berbasis hash pada Liquid Network, jaringan layer-2 milik Blockstream. Back juga menambahkan bahwa protokol Taproot sebenarnya dapat mendukung skema alternatif di jaringan Bitcoin tanpa harus mengganggu pengguna yang sudah ada.

Ancaman Kuantum Bisa Datang Lebih Cepat Di sisi lain, ancaman ini mungkin lebih dekat dari yang diperkirakan. Bulan lalu, para peneliti dari Google dan California Institute of Technology (Caltech) melaporkan bahwa komputer kuantum yang fungsional bisa hadir lebih cepat dengan kebutuhan daya komputasi yang lebih rendah untuk membobol sistem kriptografi. Google bahkan mengklaim bahwa sistem kriptografi Bitcoin berpotensi diretas hanya dalam waktu sembilan menit melalui metode peretasan “on-spend“. Menanggapi skenario terburuk ini, Back menegaskan bahwa para pengembang Bitcoin pasti akan “bertindak cepat.”

Sebagai bentuk antisipasi lain, pengembang Bitcoin Jameson Lopp bersama lima peneliti keamanan kripto baru-baru ini mengajukan sebuah proposal. Mereka mengusulkan untuk membekukan Bitcoin versi lama yang rentan terhadap serangan kuantum—termasuk simpanan senilai $81,9 miliar milik Satoshi Nakamoto—guna mencegah pencurian saat komputer kuantum sudah benar-benar berfungsi.

Sebagai referensi tambahan, kami juga menyediakan Berita Crypto terupdate dan terpercaya bagi Anda yang tidak ingin ketinggalan tren serta perkembangan pasar digital.

Picture of pediadmin

pediadmin