Pekan lalu, Strategy sukses memborong 34.164 Bitcoin senilai $2,54 miliar. Langkah ini tercatat sebagai pembelian BTC terbesar ketiga dalam sejarah perusahaan. Perusahaan yang dipimpin oleh Michael Saylor ini semakin mengukuhkan posisinya sebagai pemegang Bitcoin publik terbesar di dunia, dengan total aset yang kini telah melampaui 800.000 BTC.
Berdasarkan laporan 8-K kepada Komisi Sekuritas dan Bursa AS (SEC) pada hari Senin, akumulasi puluhan ribu koin tersebut dilakukan antara tanggal 13 hingga 19 April. Secara volume koin, ini merupakan rekor akuisisi ketiga terbesar mereka, membuntuti rekor pembelian 55.500 BTC dan 51.780 BTC pada November 2024 lalu. Setelah mengantongi sekitar 780.897 BTC dari transaksi senilai $1 miliar seminggu sebelumnya, portofolio perusahaan kini resmi mencapai 815.061 BTC dengan total modal pembelian sebesar $61,56 miliar.
Pembelian terbaru ini dieksekusi di harga rata-rata $74.395 per koin, sedikit lebih rendah dibandingkan harga rata-rata historis perusahaan di angka $75.527. Michael Saylor sendiri telah memberikan isyarat mengenai aksi beli skala besar ini sejak hari Minggu. Selain itu, pada hari Jumat, perusahaan juga mengumumkan rencana untuk membayarkan dividen dua kali sebulan untuk Stretch (STRC), sekuritas preferen abadi milik perusahaan.
CEO Strategy, Phong Le, menyatakan, “Jika kami menerapkan pembayaran STRC secara semi-bulanan, kami akan masuk ke kategori utama sebagai satu-satunya sekuritas preferen di dunia yang membayarkan dividen dua kali dalam sebulan. Kami rasa terobosan ini sangat unik dan menarik.”
Pendanaan STRC Dominasi 85% Pembelian
Sama seperti beberapa aksi akuisisi sebelumnya, mayoritas pembelian Bitcoin terbaru ini didanai melalui STRC. Laporan tersebut mengungkapkan bahwa STRC menyumbang sekitar $2,18 miliar atau sekitar 85,7% dari total dana pembelian. Sementara itu, sisa dana sebesar $366 juta didapatkan dari penjualan saham biasa Kelas A (MSTR).
Pekan lalu juga menjadi momen bersejarah bagi STRC dengan terciptanya serangkaian rekor baru, termasuk rekor aksi beli harian terbesar perusahaan melalui program at-the-market (ATM). Pada 13 April, STRC mencetak rekor harian estimasi sebesar 7.741 BTC dari penjualan 11,9 juta saham via program ATM, yang menghasilkan volume perdagangan lebih dari $1 miliar.
Rekor tersebut kembali pecah pada keesokan harinya dengan estimasi 9.364 BTC yang bersumber dari penjualan 14,4 juta saham melalui program yang sama. Jika digabungkan, pergerakan dalam dua hari tersebut menghasilkan sekitar 17.204 BTC, menandai lonjakan tajam sebesar 518% dibandingkan rata-rata pergerakan empat minggu sebelumnya.
Sebagai referensi tambahan untuk memantau pergerakan pasar dan tren koin digital lainnya, pastikan Anda selalu mengikuti pembaruan Berita Crypto yang faktual dan terpercaya di platform kami.